Pages

Lencana Facebook

Botani Tanaman Terong (Solanum melongena L)


Terung termasuk satu suku/keluarga dengan tanaman cabai dan tomat yaitu Solanaceae. Salah satu dari kelompok tanaman yang menghasilkan biji (Spermatophyta), biji yang dihasilkan berkeping dua atau biji belah (Dicotyledoneae). Letak biji berada didalam buah (Angiospermae). Biji yang dihasilkan merupakan alat perkembangbiakan yang penting (Imdad dan Nawangsih, 1995).
            Terung merupakan tanaman semusim didaerah tropik berhawa sejuk dan bersifat tahunan, dapat mencapai ketinggian 50 hingga 125 cm, pada umumnya bercabang dan batangnya berbulu. Daunnya sederhana, tebal, 15-25 cm panjangnya dan bagian bawah permukaan daun berbuluh. Cara bercocok tanamnnya sama dengan lombok atau tomat. Satu buah terung berisi sekitar 2500 biji tergantung pada jenisnya. Buah terung tanpa biji biasanya mencapai tekstur keras dan kurang disenangi oleh konsumen (Ashari, 1995).
            Tanaman terung berbentuk perdu. Tanaman ini berakar tunggang dengan akar samping yang dangkal. Batangnya bercabang banyak dan berbuluh agak kasar. Batangnya agar keras dan lebih kekar dari batang tomat.
            Terung termasuk tanaman sayuran dataran rendah semusim. Terung berbunga sempurna dengan benang sari tidak berlekatan (lepas). Jumlah bunga terung dalam satu tandan banyak. Umumnya bunganya berwarna ungu, tetapi ada pula yang berwarna putih. Sementara buahnya tunggal, tetapi ada pula varietas terung yang buahnya antara 2-3 setiap tandan. Bentuk buahnya beraneka ragam, antara lain : bulat lonjong, atau bulat panjang, warna buah ungu, tetapi ada pula yang berwarna putih dan hijau bergaris putih. Setelah tua buah terung berwarna kekuningan dan berbiji banyak (Sunarjono, 2003)
            Tanaman terung mulai berbunga umur ± 2 bulan dan buah dipanen sekitar umur 3 – 4 bulan. Oleh karena buah tidak matang bersamaan maka panen dapat dilakukan 2 kali seminggu. Panen dilakukan pada saat buah berumuran maksimal, tetapi belum tua. Buah yang tua mempunyai rasa yang kurang enak, biji sudah mulai keras dan kulit liat. Panen yang baik waktu pagi hari atau sore hari sebelum matahari terbelam. Adapun buah yang dipanen sebaiknya disertakan juga tangkai buahnya. Tangkai tersebut dipotong lurus agar tidak melukai buah terung (Pracaya, 2006).

1 komentar:

naz mengatakan...

nie smua artikel tentang hortikultura ya?????

Posting Komentar